Cara Menerapkan Strategi Martingale

forex-martingale-strategy

Bagi kebanyakan trader, salah mengambil posisi (buy atau sell) terhadap suatu pair merupakan hal yang sering terjadi meskipun sudah diprediksi dan dianalisis dengan berbagai cara dan sangat matang, hal ini disebabkan adanya tarik ulur antara buyer dan seller di market yang menyebabkan arah pergerakan suatu pair menjadi berubah sehingga trend yang sebelumnya misalnya diperkirakan naik kemudian tiba-tiba turun di luar prediksi trader. Pada dasarnya kesalahan OP ini dapat diselesaikan dengan baik yaitu dengan menerapkan strategi Martingale, namun cara ini harus dilakukan secara cermat dan hati-hati karena dapat berakibat fatal (margin call) jika salah dalam melakukan perhitungan.

Apa itu strategi martingale dan bagaimana tekniknya? Sejarahnya, strategi martingale ditemukan pertama kali di Perancis pada awal abad 18. Dalam trading forex, Strategi martingale merupakan cara pengelolaan modal (money management) untuk mendapatkan profit sekaligus menutup total kerugian dari transaksi sebelumnya melalui penggandaan lot. Aturan mainnya adalah ketika kita melakukan OP 1 sekian lot tapi hasilnya loss, maka OP 2 dibuka dengan menggunakan lot 2x lipatnya, sehingga ketika OP terakhir dengan pips yang sama hasilnya profit, maka profitnya sudah bisa menutupi semua loss dari OP sebelumnya. Proporsi profit dan loss minimal sebanding (TP=SL) atau profitnya lebih besar (TP>SL) Ilustrasinya seperti berikut ini (dalam $) :

  • OP 1 >> buy 1 lot tapi loss 10 pips = -10
  • OP 2 >> buy 2 lot tapi loss 10 pips = -20
  • OP 3 >> buy 4 lot tapi loss 10 pips = -40
  • OP 4 >> buy 8 lot dan profit 10 pips = +80
  • Total >> (loss 10+20+40) – profit 80 = +10

Menerapkan strategi ini ada kelebihan dan kekuranganya. Kelebihannya yaitu ketika kita mengalami loss dari beberapa OP, hanya dibutuhkan satu OP saja untuk menutupi kerugian tersebut plus keuntungannya. Kekurangannya yaitu strategi ini membutuhkan modal besar, jika kita menggunakan ilustrasi diatas, jika modal kita hanya $100, loss di OP 3 saja modal kita sudah berkurang 70% sehingga OP 4 sudah tidak bisa dibuka lagi, jika floating minus masih berlanjut maka akan terkena margin call dan modal habis. Oleh karena itu dibutuhkan money management yang baik, dari contoh diatas, jika modal $100, maka lot yang layak dibuka hanya 1% saja atau 0.1 lot.

Setelah kita mengetahui aturan main, kelebihan dan kekurangannya, selanjutnya kita perlu memahami penerapannya. Ada 2 (dua) cara dalam menerapkan strategi ini yaitu: 1) Martingale Simultan, 2) Martingale Parsial. Martingale simultan diterapkan dengan membuka OP segaris beriringan, misalnya jika OP 1 dibuka dengan buy, maka OP 2 dan seterusnya juga dibuka dengan buy sampai profit dicapai. Strategi ini adalah berantai tanpa SL dimana ketika OP 2 dibuka, OP 1 posisinya masih terbuka, begitu seterusnya dengan OP berikutnya sampai profit dicapai kemudian seluruh OP ditutup.

Sedangkan martingale parsial adalah strategi yang diterapkan dengan membuka OP yang tidak harus segaris karena strategi ini menggunakan SL, OP 2 dibuka jika OP 1 telah menyentuh SL, begitu seterusnya hingga profit dicapai, bisa saja OP 1 buy namun OP 2 sell karena mengikuti trend, namun aturan mainnya tetap sama yaitu dengan pola 1, 2, 4, 8, 16 dan seterusnya. Fokus dari strategi ini adalah memperhatikan trend di semua OP. Hal ini berbeda dengan martingale simultan dimana untuk OP 2 dan seterusnya tidak memperhatikan trend, yang penting posisinya segaris beriringan untuk menyelamatkan kerugian, hanya OP 1 saja yang memperhatikan trend.

Dari strategi diatas, umumnya di OP kelima sudah bisa diperoleh profit, jika kita masih mengalami loss hingga OP berlapis-lapis apalagi hingga terkena margin call, maka trading kita yang harus dievaluasi, kemungkinan indikator yang kita gunakan tidak cocok dengan pola trading kita, atau money management perlu diperbaiki dengan tidak menggunakan lot yang terlalu besar, atau juga mungkin psikologi trading kita yang harus diperbaiki karena kurang fokus mengamati pergerakan chart. Oleh karena itu, bagi trader baru disarankan menggunakan metode parsial karena ada kesempatan untuk mengevaluasi trading ketika hendak OP kedua dan seterusnya.

Demikian cara menerapkan strategi martingale, semoga bisa membantu.

Kembali ke Beranda

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s