Sekilas Tentang Trading Bitcoin

bitcoin-trading

Beberapa tahun terakhir ini fenomena bitcoin semakin marak di dunia trading. Bitcoin (btc) adalah mata uang digital (crypto currency) tanpa negara satupun yang memiliki. Respon positif dari hadirnya mata uang ini nampak terlihat baik dari kalangan broker maupun trader. Indikasi ini dapat dilihat dari hadirnya pair BTCUSD yang disediakan oleh mayoritas broker. Salah satu hal yang cukup menarik adalah karena pair tersebut dapat ditradingkan 7×24 jam, artinya tidak ada hari libur, tidak seperti pair lain. Mengapa tidak ada libur, salah satu sebabnya adalah karena mata uang kripto ini dihasilkan dari menambang (mining) sepanjang waktu tanpa libur sehingga sangat mungkin para penambang merealisasikan hasil tambangnya dengan menjual di bursa (crypto market) di hari apa saja. Hal ini berbeda dengan mata uang dari suatu negara (fiat currency) seperti USD, EUR, JPY dan lain-lain dimana mata uangnya dihasilkan dengan mencetak, aktivitas tradingnya juga tergantung aktivitas suatu negara (kawasan) dan lembaga finansial seperti bank yang memiliki hari libur.

Pada dasarnya bitcoin bukanlah satu-satunya mata uang kripto, masih ada ratusan bahkan sudah seribu lebih mata uang kripto lahir sejak lahirnya bitcoin (btc) di tahun 2009 seperti bitcoin cash (bch), ethereum (eth), litecoin (ltc), ripple (xrp) dan lain-lain, namun bitcoin (btc) adalah emasnya mata uang kripto sehingga kebanyakan orang menyebut dunia cryptocurrency dengan bitcoin (btc) saja. Berdasarkan situs coinmarketcap.com sampai artikel ini ditulis per tanggal 05 Oktober 2017 saja sudah ada 1.153 mata uang kripto, 5707 market (bursa), kapitalisasi pasar sudah mencapai $143 Milyar lebih, dan bitcoin (btc) masih mendominasi 49% perdagangan dari seluruh mata uang kripto. Hal ini sangatlah wajar karena bitcoin (btc) di crypto market juga dijadikan mata uang dasar (base currency) seperti halnya USD sehingga jika seorang trader ingin membeli mata uang kripto lain maka dia harus membeli bitcoin terlebih dulu sebagai alat pembayaran.

Bagi seorang trader forex, trading bitcoin (btc) adalah merupakan trading alternatif, sekali waktu boleh dicoba, dan trading ini dapat dijadikan salah satu variasi trading. Pada dasarnya untuk trading bitcoin (btc) dapat dilakukan dengan 3 (tiga) cara yaitu:

  1. Digital Token Trading (DTT) merupakan trading dengan pair sesama mata uang kripto namun bitcoin (btc) sebagai mata uang dasar misalnya BCHBTC (bitcoin cash-bitcoin), ETHBTC (ethereum-bitcoin), LTCBTC (litecoin-bitcoin) dan pair kripto lainnya.
  2. Fiat Trading (FT) merupakan trading antara mata uang kripto dengan mata uang suatu negara misalnya jika kita trading di bursa Indonesia (bitcoin.co.id) seperti BTCIDR (bitcoin-rupiah), BCHIDR (bitcoin cash-rupiah), ETHIDR (ethereum-rupiah) dan pair fiat lainnya.
  3. Margin Trading (MT) merupakan trading dibawah naungan broker forex seperti BTCUSD, trading ini sama halnya dengan trading pair lain seperti EURUSD, USDJPY dan lainnya yang berlaku spread, leverage, margin call, stop out dan lainnya.

Khusus untuk trading DTT dan FT disediakan oleh bursa (market), bukan broker forex, sedangkan untuk MT disediakan oleh broker forex. Perlu dipahami bahwa DTT dan FT itu bukanlah forex, karakternya sangat berbeda dengan MT karena tidak mengenal lot, spread, leverage, margin call, stop out dan lain-lain seperti di forex. DTT dan FT adalah jual beli mata uang kripto. Dalam DTT dan FT, untuk membeli bitcoin (btc), seorang trader harus memiliki dana Fiat terlebih dahulu seperti IDR (jika di market Indonesia seperti bitcoin.co.id) atau USD jika di market luar misalnya di Bittrex, Bitstamp (bursa dari Amerika). Harga bitcoin (btc) mengikuti harga pasar (spot market). Jika telah telah membeli bitcoin (btc) dengan mata uang Fiat, seorang trader bisa membeli mata uang kripto lain dengan bitcoin (btc) misalnya ethereum (ETH) dengan memantau pair harga ETHBTC. Namun di DTT dan FT, profitnya hanya diperoleh ketika beli (bid) di harga rendah dan dijual (ask) di harga lebih tinggi (selisih harga). Hal ini berbeda dengan di MT (broker forex) dimana profit bisa diperoleh dari dua arah yaitu ketika naik (buy) dan turun (sell). Namun sarana pemantauan harga dari ketiga jenis diatas adalah sama yaitu melalui analisa chart. Ringkasan perbedaan ketiga jenis trading ini seperti tabel berikut :

perbedaan-DTT-FT-MT

Dalam satu market (bursa) pada umumnya menyediakan jenis trading DTT dan FT sekaligus, sedangkan untuk MT disediakan oleh Broker Forex. Contoh bursa DTT dan FT yang poluler saat ini seperti: bitcoin.co.id, bittrex, bitstamp, bitfinex, poloniex, coinbase, kraken, coindesk, hitbtc dan lain-lain. Jual beli di DTT dan FT menggunakan konversi, satuannya cukup panjang sampai 8 digit di belakang koma untuk pair Fiat, dan 10 digit di belakang koma untuk pair kripto. Kelebihannya adalah tidak ada Margin Call dan Stop Out selama harga kripto yang dibeli tidak turun menjadi nol (habis). Jenis akun juga tidak perlu didaftarkan satu per satu seperti di broker forex, jika misalnya suatu bursa memperdagangkan 10 jenis kripto, maka trader juga akan memiliki 10 alamat (wallet) dari 10 jenis kripto di bursa tersebut. Kelebihan lainnya adalah diperbolehkannya mutasi dana antar bursa langsung tanpa melalui rekening bank trader, istilahnya adalah Arbitrase, namun di kalangan trader kripto populernya dinamakan ping-pong atau tik-tok, dimana trader hanya cukup mengamati selisih harga antar market, triknya beli dulu di market yang harganya lebih rendah kemudian hasil pembeliannya ditransferkan ke market yang harganya lebih tinggi dan selanjutnya seluruh mata uang kripto tersebut langsung dijual, profit diperoleh dari selisih harga beli dan jual antar bursa.

Namun terlepas dari kelebihan juga ada kekurangan, kekurangan dari  DTT dan FT adalah profit hanya diperoleh ketika harga naik saja, namun jika kita jeli melihat peluang, sebenarnya kekurangan ini bisa diatasi dengan trik-trik tertentu. Kekurangan lainnya adalah sayangnya bursa penyedia trading DTT dan FT masih belum menyediakan trading demo sehingga trader jika ingin mencobanya tetap harus deposit terlebih dahulu. Hal ini berbeda jika trading bitcoin (btc) di broker forex, selain bisa profit dua arah (buy dan sell) juga umumnya broker menyediakan akun demo. Anda tertarik trading bitcoin dimana?

Demikian sekilas tentang trading bitcoin, semoga bisa membantu.

Iklan

Satu pemikiran pada “Sekilas Tentang Trading Bitcoin

  1. Ping balik: Cara Trading Bitcoin di Bitcoin.co.id – Siap Trading

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s